Suarasantrinews.com – Upaya membangun generasi sehat dan cerdas terus diperkuat melalui pendekatan gizi berkelanjutan. Ketua Yayasan Nusa Berbagi sekaligus Ketua Umum Forum Ulama Santri Indonesia (FUSI), Gus Syafuddin, meresmikan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin (9/2/2026).
Peresmian Dapur MBG Jagakarsa menandai dapur keempat yang dikelola Yayasan Nusa Berbagi. Kehadiran fasilitas ini diposisikan tidak hanya sebagai layanan sosial, tetapi juga sebagai instrumen strategis peningkatan kualitas kesehatan dan pendidikan, terutama bagi anak usia sekolah, ibu hamil dan menyusui, serta balita.
Dalam perspektif pendidikan, Gus Syafuddin menegaskan bahwa pemenuhan gizi merupakan fondasi utama dalam menciptakan proses belajar yang optimal. Anak-anak dengan asupan gizi seimbang memiliki kemampuan konsentrasi yang lebih baik, daya tahan tubuh yang kuat, serta perkembangan kognitif yang lebih maksimal.
“Program Makan Bergizi Gratis adalah bagian dari investasi jangka panjang bangsa. Gizi yang baik menentukan kualitas pendidikan anak-anak kita hari ini, dan menentukan wajah Indonesia di masa depan,” ujar Gus Syafuddin dalam sambutannya.
Ditambahkan oleh Gus Syafuddin, FUSI memandang isu gizi sebagai bagian dari tanggung jawab moral dan sosial umat. Melalui sinergi antara ulama, santri, dan masyarakat, program MBG diharapkan menjadi gerakan bersama untuk mencetak Generasi Emas Indonesia 2045 yang sehat secara fisik dan matang secara intelektual.
Dari sisi kesehatan masyarakat, Dapur MBG Jagakarsa juga berperan sebagai mitra layanan primer yang mendukung upaya pencegahan stunting, anemia, dan masalah gizi lainnya. Ke depan, program ini direncanakan akan diperluas dengan menyasar kelompok lanjut usia (lansia) sebagai bagian dari pendekatan gizi sepanjang daur kehidupan.
Peresmian ini turut dihadiri Pembina Yayasan Nusa Berbagi Brigjen TNI (Purn) Syahnan, Ketua PCNU Jakarta Selatan Gus Muis, Camat Jagakarsa, Lurah Jagakarsa, Ketua RW 07 dan para Ketua RT setempat, perwakilan Puskesmas Jagakarsa I, serta perwakilan sekolah-sekolah di wilayah Jagakarsa.
Kolaborasi lintas sektor tersebut memperkuat posisi Dapur MBG SPPG Jagakarsa sebagai simpul sinergi antara dunia kesehatan, pendidikan, dan komunitas lokal. Melalui pemenuhan gizi yang berkelanjutan, program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mendukung tumbuh kembang generasi penerus bangsa. (sultra)











